© 2026 Basis Pengetahuan Cloudkilat. Hak Cipta Dilindungi.

|
>
>
  1. Beranda
  2. Troubleshooting, Tips & Trik
  3. Cara Membuat User Non-Root dengan Akses Sudo di Linux

Cara Membuat User Non-Root dengan Akses Sudo di Linux

Pelajari cara membuat user non-root dengan akses sudo di Linux untuk semua distro populer: Ubuntu, Debian, AlmaLinux, Rocky Linux, dan openSUSE. Panduan aman untuk manajemen hak akses server.

Waktu baca: 6 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Nizen Iskandar
Dipublikasikan 12 Mei 2026
SSHKeamanan VPSLinux TutorialServer Administration

Cara Membuat User Non-Root dengan Akses Sudo di Linux

Selamat datang, Kawan Belajar. Salah satu praktik dasar yang penting dalam mengelola server Linux adalah tidak menggunakan akun root untuk aktivitas sehari-hari. Sebagai gantinya, kamu membuat user biasa yang hanya menggunakan hak akses administratif saat diperlukan melalui sudo. Cara ini lebih aman, lebih terkontrol, dan menjadi bagian penting dari praktik hardening server yang baik.

Di artikel ini, kamu akan mempelajari cara membuat user non-root dengan akses sudo. Langkah ini juga menjadi persiapan utama sebelum kamu menonaktifkan login root via SSH di server.

Panduan ini mencakup semua distro Linux umum yang tersedia di CloudKilat:

Distro Versi yang Dicakup
AlmaLinux 8, 9, 10
CentOS Stream 9, 10
Debian 12, 13
openSUSE Leap 15.6, 16.0
Rocky Linux 8, 9, 10
Ubuntu 22.04, 24.04, 26.04

Setiap panduan berdiri sendiri, jadi kamu tidak perlu mengikuti semua cara yang tersedia di artikel ini. Cukup pilih cara yang sesuai dengan distro Linux yang kamu gunakan.

⚠️ Jalankan sebagai Root
Seluruh perintah di artikel ini membutuhkan hak akses administratif. Pastikan kamu sudah login sebagai root atau menggunakan user yang sudah memiliki akses sudo. Jangan lupa ganti namauser di setiap contoh perintah dengan nama user yang ingin kamu buat.

Cara 1: Debian dan Ubuntu

Buat User Baru

Di Debian dan Ubuntu, pembuatan user baru paling mudah dilakukan menggunakan adduser dikarenakan perintah ini bersifat interaktif dan akan memandu prosesnya langkah demi langkah.

adduser namauser

Masukkan kata sandi saat diminta, lalu tekan Enter untuk melewati kolom informasi tambahan yang tidak wajib diisi.

Tambahkan User ke Group sudo

Agar user tersebut bisa menjalankan perintah administratif menggunakan sudo, tambahkan ke group sudo dengan perintah berikut:

usermod -aG sudo namauser

Di Debian dan Ubuntu, group sudo secara default sudah memiliki hak untuk menjalankan perintah sebagai root.

Verifikasi

Buka sesi SSH baru menggunakan user yang baru dibuat, lalu jalankan:

sudo whoami

Masukkan kata sandi user tersebut saat diminta. Jika output menampilkan root, berarti akses sudo sudah berhasil dikonfigurasi.

Output verifikasi sudo whoami di terminal

Gambar 1: Output `sudo whoami` menampilkan `root` sebagai konfirmasi akses sudo berhasil.

💡 Cek Keanggotaan Group
Untuk memastikan user sudah masuk ke group yang benar, jalankan groups namauser. Output harus menyertakan group sudo.

Cara 2: AlmaLinux, CentOS Stream, dan Rocky Linux

Buat User Baru

Di distro berbasis RHEL, perintah useradd tidak interaktif, sehingga kata sandi harus diatur secara terpisah.

useradd namauser
passwd namauser

Masukkan dan konfirmasi kata sandi saat diminta.

Tambahkan ke Group Wheel

Di ekosistem RHEL, group yang memiliki hak sudo bernama wheel, bukan sudo.

usermod -aG wheel namauser

Verifikasi

Buka sesi SSH baru sebagai user yang baru dibuat, lalu jalankan:

sudo whoami

Jika outputnya root, konfigurasi berhasil. Kamu juga bisa mengecek keanggotaan group dengan:

groups namauser

Output harus menyertakan wheel.


Cara 3: openSUSE Leap

Buat User Baru

Pada openSUSE Leap, pembuatan user dilakukan menggunakan useradd, lalu kata sandi diatur secara terpisah.

useradd -m namauser
passwd namauser

Tambahkan ke Group Wheel

usermod -aG wheel namauser

Aktifkan Hak Sudo untuk Group Wheel (jika diperlukan)

Pada banyak instalasi normal openSUSE, group wheel biasanya sudah memiliki hak sudo secara default. Namun pada beberapa image minimal, pengaturan ini mungkin belum aktif.

Untuk mengeceknya, buka file sudoers menggunakan visudo:

visudo

Cari baris berikut:

# %wheel ALL=(ALL:ALL) ALL

Kalau masih diawali tanda #, hapus tanda tersebut hingga menjadi:

%wheel ALL=(ALL:ALL) ALL

Simpan perubahan lalu keluar dari editor yang digunakan oleh visudo.

  • Jika editor yang terbuka adalah nano, tekan Ctrl+X, lalu Y, kemudian Enter.
  • Jika editor yang terbuka adalah vi/vim, tekan Esc, ketik :wq, lalu tekan Enter.

Verifikasi

Buka sesi SSH baru menggunakan user yang baru dibuat, lalu jalankan:

sudo whoami

Jika output menampilkan root, berarti akses sudo sudah aktif dan berfungsi dengan benar.


Troubleshooting

sudo gagal meski user sudah ditambahkan ke group

Kasus ini biasanya terjadi dikarenakan perubahan keanggotaan group belum berlaku di sesi SSH yang sedang aktif. Logout sepenuhnya dari server, lalu login ulang menggunakan user tersebut sebelum mencoba sudo kembali.

Untuk memastikan user sudah masuk ke group yang benar, jalankan:

groups namauser

Output harus menyertakan:

  • sudo untuk Debian dan Ubuntu
  • wheel untuk AlmaLinux, CentOS Stream, Rocky Linux, dan openSUSE

Kalau group sudah muncul tapi sudo masih gagal, login ulang biasanya langsung menyelesaikan masalah.


sudo belum tersedia di image minimal

Beberapa instalasi minimal Linux memang tidak menyertakan package sudo secara default. Install terlebih dahulu dari sesi root yang masih aktif:

apt install sudo     # Debian dan Ubuntu
dnf install sudo     # AlmaLinux, CentOS Stream, Rocky Linux
zypper install sudo  # openSUSE Leap

Setelah proses instalasi selesai, lanjutkan kembali ke langkah penambahan user ke group sudo atau wheel sesuai distro yang digunakan.


openSUSE: user sudah di group wheel tapi sudo tetap ditolak

Pada beberapa image openSUSE minimal, hak sudo untuk group wheel belum aktif secara default.

Buka kembali file sudoers menggunakan:

visudo

Lalu pastikan baris berikut tidak diawali tanda #:

%wheel ALL=(ALL:ALL) ALL

Simpan perubahan, keluar dari editor, lalu coba jalankan sudo kembali menggunakan user tersebut.


Kesimpulan

Membuat user non-root dengan akses sudo adalah langkah pertama yang sangat konkret dalam mempraktikkan keamanan dasar VPS. Prosesnya berbeda sedikit antar distro, terutama di nama perintah pembuatan user dan nama group sudo-nya, tapi prinsipnya sama di mana-mana: buat user, tambahkan ke group yang tepat, lalu verifikasi.

Setelah langkah ini selesai, Kawan Belajar bisa langsung melanjutkan ke tahap berikutnya: menonaktifkan login root via SSH agar tidak ada akses langsung ke akun paling powerful di server dari luar. Dua langkah ini bersama-sama membentuk fondasi hardening yang solid untuk server Linux mana pun.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.

Hubungi Kami