© 2026 Basis Pengetahuan Cloudkilat. Hak Cipta Dilindungi.

|
>
>
  1. Beranda
  2. VPS - Kilat VM 2.0
  3. Instalasi dan Konfigurasi
  4. FTP Server
  5. Cara Instal dan Konfigurasi FTP Server di VPS Debian 13

Cara Instal dan Konfigurasi FTP Server di VPS Debian 13

Panduan instalasi dan konfigurasi FTP menggunakan vsftpd di Debian 13 pada VPS Kilat VM 2.0, dilengkapi pengaturan firewall, pembuatan user, dan permission direktori untuk transfer file yang stabil dan terstruktur.

Waktu baca: 6 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Erlan Andriansyah
Dipublikasikan 07 Januari 2026
Cloud AppsVPS CloudKilatVPS IndonesiavpsVPS Managementtransfer dataftp

KB_Banner_Debian_13.png

Pengelolaan file pada server menjadi bagian penting dalam operasional website dan aplikasi, terutama ketika proses administrasi dilakukan secara jarak jauh. Tanpa layanan transfer file yang terkelola dengan baik, aktivitas pemindahan data bisa terasa lambat dan kurang terstruktur. FTP (File Transfer Protocol) masih menjadi salah satu metode yang banyak digunakan untuk menangani kebutuhan tersebut karena kemudahannya dalam implementasi dan penggunaannya. Melalui panduan ini, kamu akan mempelajari langkah-langkah instalasi serta konfigurasi layanan FTP menggunakan vsftpd pada Debian 13, agar proses pertukaran file di server dapat berjalan lebih rapi, stabil, dan sesuai dengan kebutuhan pengelolaan sistem kamu.

Baca juga: Panduan Memesan Kilat VM 2.0

Panduan ini akan membantu kamu menyiapkan layanan vsftpd pada VPS Kilat VM 2.0 dengan sistem operasi Debian 13. Pembahasan mencakup instalasi layanan, pembuatan dan pengelolaan user FTP, penyesuaian konfigurasi keamanan, hingga pengujian akses FTP untuk memastikan layanan dapat digunakan dengan baik dalam aktivitas upload dan download file.

Services and Dependencies Version

  • OS Debian 13 Trixie
  • vsFTPd 3.0.3

Prasyarat Kebutuhan Awal

Untuk melakukan instalasi ini, sebelumnya Kamu perlu memenuhi beberapa prasyarat berikut:

  • Menyiapkan layanan Kilat VM 2.0 . Kamu dapat memesan Kilat VM 2.0 dengan mengikuti tautan berikut.
  • User dengan akses penuh (Root) diperlukan dalam langkah instalasi ini.
  • Layanan Kilat VM 2.0 sudah menggunakan Sistem Operasi Debian 13 Trixie.

Step 1 - Install vsFTPd Service

Pada bagian awal ini, kita akan melakukan instalasi vsFTPd Service yang akan digunakan sebagai FTP Server.

a. Update Package

Sebelum memulai instalasi, lakukan update pada seluruh package yang akan digunakan.

sudo apt update

b. Install vsFTPd

Setelahnya, install vsftpd dengan command dibawah ini.

sudo apt install vsftpd

Install FTP Service.jpg

Gambar 1: Install FTP Service

Bila instalasi behasil, Kamu dapat mengecek statusnya untuk memastikan servvice FTP sudah berjalan dengan lancar.

sudo systemctl status vsftpd

Status FTP Service.jpg

Gambar 2: Status FTP Service

Set Enable vsFTPd Service agar bila sewaktu-waktu VPS mengalami restart, service dapat langsung aktif kembali.

sudo systemctl enable vsftpd

Enable_FTP_Service.jpg

Gambar 3: Enable FTP Service

Step 2 - Sesuaikan Konfigurasi FTP

Setelah instalasi selesai, Kamu dapat menyesuaikan beberapa konfigurasi dari FTP Service tersebut. Konfigurasi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang Kamu perlukan, ya!

a. File Konfigurasi

Untuk melakukan penyesuaian konfigurasi FTP Service, Kamu dapat menyesuaikannya pada file /etc/vsftpd.conf. Penyesuaian dapat dilakukan dengan menggunakan command dibawah ini.

sudo nano /etc/vsftpd.conf

b. Konfigurasi Dasar

Umumnya, terdapat beberapa konfigurasi yang sering dipergunakan dalam FTP Service untuk meningkatkan keamanan ketika akses dilakukan. Berikut ini diantaranya.

  • Izinkan Login user Lokal
    Agar user lokal pada sistem dapat melakukan login ke layanan FTP, aktifkan opsi berikut:
local_enable=YES
  • Nonaktifkan Login Anonymous
    Untuk mencegah akses tanpa autentikasi, nonaktifkan fitur login anonymous dengan memastikan konfigurasi berikut:
anonymous_enable=NO
  • Permission User
    Untuk mengizinkan pengguna melakukan upload, edit, dan menghapus file melalui FTP, aktifkan konfigurasi berikut:
write_enable=YES
  • Batasi Akses User ke Home Directory
    Agar pengguna tidak dapat berpindah ke direktori di luar home directory miliknya, aktifkan fitur chroot dengan konfigurasi berikut:
chroot_local_user=YES

Dengan konfigurasi di atas, layanan FTP menjadi lebih aman karena hanya pengguna terdaftar yang dapat login, memiliki hak akses yang jelas, serta dibatasi pada direktori miliknya masing-masing.

Setelah penyesuaian konfigurasi dilakukan, lakukan restart pada FTP Service.

sudo systemctl restart vsftpd

Step 3 - Konfigurasi Firewall

Setelah layanan FTP selesai dikonfigurasi, langkah berikutnya adalah menyesuaikan konfigurasi firewall jika diaktifkan. Pengaturan ini bertujuan agar koneksi FTP dapat berjalan dengan lancar dan dapat diakses sesuai kebutuhan. Firewall berperan sebagai pengatur lalu lintas jaringan, sehingga server hanya membuka port yang memang diperlukan oleh layanan FTP.

Baca juga: Panduan Lengkap Menggunakan UFW di Linux Server

a. Detail konfigurasi

Bila firewall yang digunakan adalah UFW, maka perlu ditambahkan konfigurasi berikut:

sudo ufw allow from any to any port 20,21 proto tcp
sudo ufw allow from any to any port 1024:1048 proto tcp

Setelahnya, reload UFW agar konfigurasi dapat diterapkan.

sudo ufw reload

Bila Kamu menggunakan service firewall lain, sesuaikan detail konfigurasi ini dengan service firewall yang digunakan.

Step 4 - Akses FTP

Setelah layanan FTP dan firewall selesai dikonfigurasi, langkah selanjutnya adalah melakukan akses ke server FTP untuk memastikan layanan berjalan dengan baik. Pada tahap ini, Kamu dapat mencoba login menggunakan user yang telah disiapkan sebelumnya melalui aplikasi FTP client atau langsung dari terminal.

ftp ip_addr

Baca juga: Cara Mengakses FTP via FTP Client FileZilla

Akses FTP.jpg

Gambar 4: Akses FTP Service

Step 5 - User & Hak Akses

Pada tahap ini, kita akan membuat user FTP yang akan digunakan untuk mengakses layanan FTP. Setiap user dapat dikonfigurasikan lebih lanjut agar hanya memiliki akses ke direktori miliknya sendiri.

a. Membuat User Baru

Gunakan perintah berikut untuk membuat user baru pada sistem:

    sudo adduser usera

Selama proses pembuatan user, sistem akan meminta pengaturan password dan informasi tambahan. Anda dapat mengisi sesuai kebutuhan atau melewatinya dengan menekan tombol Enter.

Untuk membuat user tambahan, ulangi perintah yang sama. Contoh:

    sudo adduser userb

Membuat User FTP.jpg

Gambar 5: Membuat User FTP

Setelah user berhasil dibuat, lakukan pengecekan untuk memastikan user telah terdaftar di sistem:

    id usera

Jika informasi user ditampilkan, maka proses pembuatan user FTP telah berhasil dan user siap digunakan untuk akses FTP.

b. Hak Akses Direktori

Setiap user FTP yang telah didaftarkan dapat diberikan hak akses agar hanya dapat mengakses beberapa direktori saja, berikut ini detailnya.

Membuat Direktori FTP untuk User
Buat direktori khusus yang akan digunakan sebagai lokasi upload dan download masing-masing user.

    sudo mkdir -p /home/usera/ftp
    sudo mkdir -p /home/userb/ftp

Mengatur Kepemilikan Direktori
Pastikan setiap direktori dimiliki oleh user yang bersangkutan agar tidak dapat diakses oleh user lain.

    sudo chown -R usera:usera /home/usera/ftp
    sudo chown -R userb:userb /home/userb/ftp

Mengatur Permission Direktori
Atur permission direktori agar hanya pemilik direktori yang memiliki akses penuh.

    sudo chmod 750 /home/usera/ftp
    sudo chmod 750 /home/userb/ftp

Dengan permission tersebut:

  • Pemilik direktori memiliki hak baca, tulis, dan eksekusi
  • Group hanya memiliki hak baca dan eksekusi
  • User lain tidak memiliki akses ke direktori tersebut

Baca juga: Memahami Permission dan Ownership pada File dan Direktori di Linux

Verifikasi Permission
Lakukan pengecekan untuk memastikan kepemilikan dan permission direktori sudah sesuai.

    ls -ld /home/usera/ftp
    ls -ld /home/userb/ftp

Dengan konfigurasi ini, setiap user FTP hanya dapat mengakses direktori miliknya masing-masing, sehingga pengelolaan file menjadi lebih rapi dan terstruktur.

Penutup

Melalui panduan ini, kamu telah mempelajari cara menyiapkan layanan FTP menggunakan vsftpd pada Debian 13 di VPS Kilat VM 2.0. Seluruh proses dimulai dari instalasi layanan, pengaturan konfigurasi dasar, penyesuaian firewall, hingga pengelolaan user dan permission direktori agar akses FTP lebih terkontrol.

Dengan konfigurasi yang tepat, layanan FTP dapat digunakan sebagai sarana transfer file yang stabil dan terstruktur untuk mendukung kebutuhan pengelolaan server. Kamu dapat mengembangkan pengaturan ini lebih lanjut sesuai kebutuhan, seperti menambahkan user baru, menyesuaikan struktur direktori, atau menerapkan konfigurasi tambahan untuk lingkungan server yang lebih kompleks.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.

Hubungi Kami