Bangun aplikasi dengan menggunakan Laravel di VPS Kilat VM 2.0! Panduan ringkas ini bantu kamu menyiapkan Ubuntu 24.04 dengan Apache, dari nol hingga Laravel siap online. Solusi praktis untuk memulai proyek Laravel dengan fondasi yang kuat dan mudah dikembangkan.
Laravel merupakan salah satu framework PHP terpopuler yang dirancang khusus untuk memudahkan developer dalam mengembangkan dan mengoptimalkan aplikasi web. Dengan struktur yang jelas dan fitur lengkap, Laravel membantu mempercepat proses pengembangan sekaligus menjaga kualitas kode.
Baca juga: Panduan Memesan Kilat VM 2.0
Panduan ini akan memandu Anda melakukan instalasi Laravel pada VPS Kilat VM 2.0 berbasis Ubuntu 24.04 dengan menggunakan Apache sebagai web service. Mulai dari instalasi dependensi, konfigurasi virtual host Apache, pengaturan file permission, hingga memastikan Laravel berjalan dengan baik dan dapat diakses secara publik.
Services and Dependencies Version
Untuk melakukan instalasi ini, sebelumnya kamu perlu memenuhi beberapa prasyarat berikut:
Agar Laravel dapat berjalan, diperlukan sebuah Web Service untuk menunjang kebutuhannya. Apache merupakan salah satu Web Service paling populer yang saat ini banyak orang gunakan. Kamu dapat melakukan instalasi Apache Web Service dengan mengikuti langkah dibawah:
Pastikan Apache belum terinstall pada Kilat VM 2.0, dengan menggunakan command berikut:
systemctl status apache2
Bila memang belum terinstall, maka akan tampil pesan Unit apache2.service could not be found.
Setelah dipastikan, install Apache dengan menggunakan command dibawah:
apt-get install apache2
Apabila kamu memiliki firewall yang aktif, pastikan tidak ada pemblokiran pada port serta service dari Apache.
Baca juga: Panduan Lengkap Penggunaan UFW
Pastikan Apache sudah berjalan dengan cara mengecek status dari service tersebut.
systemctl status apache2
Kamu juga dapat mengeceknya dengan mengakses IP Address via web browser. Nantinya akan tampil Default Page Apache bila instalasi berhasil dilakukan.
Selain Web Service, diperlukan juga PHP dalam instalasi Laravel ini. Pada Ubuntu 24.04 LTS, secara default sudah menyediakan PHP versi 8.3 yang dapat langsung kamu install.
Berikut ini command untuk melakukan instalasi PHP beserta beberapa module yang diperlukan:
apt install php libapache2-mod-php php-mbstring php-xmlrpc php-soap php-gd php-xml php-cli php-zip php-bcmath php-tokenizer php-json php-pear php-mysql php-sqlite3
Untuk melihat PHP ini sudah berjalan, kamu dapat membuat page yang berisi phpinfo function pada root direktori Apache Web Service.
nano /var/www/html/phpinfo.php
Tambahkan function berikut:
<?php
phpinfo();
?>
Setelah disimpan, akses kembali IP Address via web browser. Namun kali ini, tambahkan nama file yang tadi telah dibuat pada akhiran URL. Sebagai contoh, http://IP-Addr/phpinfo.php
Komponen selanjutnya yang dibutuhkan adalah, Database Service. Saat ini Laravel telah mendukung beberapa Database Service dalam penggunaannya. Pada panduan kali ini, kita akan menggunakan _MariaDB Service _sebagai Database.
Berikut command untuk melakukan instalasi MariaDB :
apt install mariadb-server
Sebagai langkah opsional tambahan, Password untuk root user dapat di-set dengan menggunakan command berikut:
mysql_secure_installation
Buat database yang akan digunakan oleh Laravel, dengan command berikut.
MariaDB [(none)]> create database laravel;
Nama dari database dapat disesuaikan dengan mengubah bagian laravel pada command di atas.
Komponen terakhir yang diperlukan dalam instalasi Laravel ini adalah Composer. Composer merupakan PHP Dependency manager yang nantinya dipergunakan untuk mengunduh library dari Laravel.
Unduh Composer dengan command berikut:
curl -sS https://getcomposer.org/installer | php
Beri permission pada Composer agar dapat dipergunakan.
mv composer.phar /usr/local/bin/composer
chmod +x /usr/local/bin/composer
Install Laravel dengan menggunakan Composer yang baru saja telah dipasangkan. Berikut ini command-nya:
composer create-project --prefer-dist laravel/laravel [nama-project]
Ganti bagian nama-project sesuai dengan yang diinginkan.
Tunggu beberapa saat, maka Laravel sudah berhasil ter-install!
Pada langkah ini, Laravel akan ditampilkan sebagai sebuah website yang dapat diakses oleh siapa saja.
Sebelum benar-benar di-deploy, aplikasi Laravel ini dapat di-development secara lokal dalam lingkup VM tersebut. Berikut ini langkah-langkahnya:
cd [direktori-project-laravel]
.env agar project laravel dapat terhubung ke Database Service. Ubah beberapa variabel menjadi seperti dibawah ini:#APP_MAINTENANCE_DRIVER=file
APP_MAINTENANCE_STORE=database
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=[password-database]
php artisan migrate
php artisan serve --host=[ip-address] --port=[port-number]
Ganti bagian IP-Address dengan IP Address dari VPS, serta bagian port-number dengan Port yang diinginkan.
Langkah terakhir dalam instalasi ini, Laravel dapat di-deploy sepenuhnya dengan mempergunakan Apache Web Service yang sebelumnya telah di-install. Berikut ini langkah-langkahnya:
mv testlab /var/ww/html
chown -R www-data:www-data /var/www/html/testlab/
chmod -R 775 /var/www/html/testlab/storage
cd /etc/apache2/sites-available
nano testlab_laravel.conf
Buat konfigurasi virtual host sederhana. Ubah bagian [IP-Address/Domain] dengan IP Address ataupun domain yang akan digunakan.
<VirtualHost *:80>
ServerName [IP-Address/Domain]
ServerAdmin webmaster@domain.tld
DocumentRoot /var/www/html/testlab/public
<Directory /var/www/html/testlab>
AllowOverride All
</Directory>
ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/error.log
CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/access.log combined
</VirtualHost>
Simpan konfigurasi tersebut.
a2dissite 000-default.conf
a2ensite testlab_laravel.conf
a2enmod rewrite
systemctl restart apache2
Buka Kembali aplikasi Laravel via web browser dengan menggunakan IP Address dari VPS. Sebagai contoh: http://IP-Addr
Bila proses deploy berhasil, maka nantinya akan tampil Default Page Laravel sebagaimana tampilan dibawah.
Website Laravel pun sudah berhasil di-deploy dan siap untuk diakses kapan saja!
Membangun aplikasi Laravel dari nol hingga siap online bukan lagi hal yang rumit. Melalui panduan ini, kita telah menyelesaikan seluruh tahapan instalasi Laravel di Kilat VM 2.0.
Dengan performa yang cepat, stabil, dan mudah dikelola, Kilat VM 2.0 menjadi solusi ideal bagi developer yang ingin membangun aplikasi Laravel secara efisien di lingkungan server yang andal dan terjangkau. Sebagai layanan Cloud Indonesia dari CloudKilat, Kilat VM 2.0 menawarkan kemudahan manajemen VPS, infrastruktur berbasis SSD, serta dukungan teknis lokal yang siap membantu Anda menjalankan proyek web dengan lebih percaya diri dan produktif.
Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.