Macam-Macam Name Server Default di CloudKilat untuk Domain ID dan Internasional

Bingung pilih Name Server? Simak panduan lengkap daftar Name Server default CloudKilat untuk domain .ID, Internasional, dan Kilat Hosting 2.0 di sini!

Waktu baca: 4 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Nizen Iskandar
Dipublikasikan 07 Februari 2026

name server default di cloud kilat untuk domain id dan internasional

Halo Kawan Belajar!

Pernahkah kamu mendengar istilah Name Server? Sederhananya, bayangkan Name Server itu seperti buku alamat (contact list) di handphone kamu. Saat seseorang mengetik nama domain kamu di browser, Name Server inilah yang memberi tahu internet di mana lokasi file website kamu berada (alamat IP).

Di CloudKilat, kami menyediakan beberapa opsi default Name Server agar kamu bisa mengelola DNS Record dengan mudah langsung dari Portal Client CloudKilat. Namun, karena banyaknya jenis layanan (Domain ID, Domain Internasional, Kilat Hosting 2.0), wajar jika kamu sedikit bingung memilih yang mana.

Jangan khawatir! Artikel ini akan memandu kamu memilih Name Server yang tepat agar website kamu bisa diakses dengan lancar.


1. Name Server Default untuk Domain ID

Jika kamu mendaftarkan domain berekstensi .id (seperti .co.id, .biz.id, .my.id, .sch.id, dll) di CloudKilat, kamu dapat menggunakan Name Server khusus ini jika ingin mengelola DNS-nya via Portal Client.

Berikut adalah daftarnya:

  • Nameserver 1: NS1.KILATDOMAIN.ID
  • Nameserver 2: NS2.KILATDOMAIN.ID
  • Nameserver 3: NS3.KILATDOMAIN.ID

Tips: Pastikan ketiga Name Server tersebut dimasukkan secara berurutan pada menu pengaturan domain kamu.

Baca juga: Cara Mengganti Name Server pada Domain di Portal Client CloudKilat


2. Name Server Default untuk Domain Internasional

Untuk domain internasional (seperti .com, .net, .org), CloudKilat bekerja sama dengan dua registrar global: PublicDomainRegistry (PDR) dan WebNIC. Masing-masing memiliki Name Server yang berbeda.

Lalu, bagaimana cara tahu registrar mana yang digunakan domain kamu?

Cara Cek Registrar Domain Kamu

Kamu bisa menggunakan tool Whois Lookup (seperti whois.com) untuk mengeceknya. Cukup masukkan nama domain kamu, lalu lihat bagian Registrar.

contoh hasil pengecekan whois untuk domain di registrar PDR

Gambar 1: Contoh hasil Whois yang menunjukkan registrar PublicDomainRegistry (PDR).

A. Jika Registrar Kamu adalah PublicDomainRegistry (PDR)

Gunakan Name Server berikut ini agar fitur DNS Management di Portal Client berfungsi normal:

  • Nameserver 1: NS1.KILATDOMAIN.NET
  • Nameserver 2: NS2.KILATDOMAIN.NET
  • Nameserver 3: NS3.KILATDOMAIN.NET
  • Nameserver 4: NS4.KILATDOMAIN.NET

contoh hasil pengecekan whois untuk domain di registrar WebNIC

Gambar 2: Contoh hasil Whois yang menunjukkan registrar WebNIC.

B. Jika Registrar Kamu adalah WebNIC

Jika hasil Whois menunjukkan WebNIC, maka gunakan Name Server di bawah ini:

  • Nameserver 1: NS1.KILATDOMAIN.CC
  • Nameserver 2: NS2.KILATDOMAIN.CC
  • Nameserver 3: NS3.KILATDOMAIN.CC
  • Nameserver 4: NS4.KILATDOMAIN.CC

Penting: Salah memilih pasangan Name Server dengan registrar-nya bisa menyebabkan domain kamu tidak bisa diakses (unreachable). Jadi, pastikan cek dulu ya!


3. Name Server Default untuk Layanan Kilat Hosting 2.0

Bagi kamu yang berlangganan Kilat Hosting 2.0, kami sangat menyarankan untuk menggunakan Name Server bawaan layanan ini.

Kenapa?
Karena dengan menggunakan Name Server ini, seluruh pengaturan DNS (seperti membuat subdomain, setting email, dll) akan otomatis terintegrasi dengan panel Plesk. Kamu tidak perlu repot setting manual di tempat lain.

Daftar Name Server-nya adalah:

  • Nameserver 1: NS1.KILATHOSTING.ID
  • Nameserver 2: NS2.KILATHOSTING.ID

Baca juga: Panduan Lengkap Pengaturan DNS di Kilat Hosting 2.0


Troubleshooting: Kenapa Domain Saya Masih Belum Bisa Diakses?

Setelah mengubah Name Server, terkadang website tidak langsung muncul. Jangan panik, Kawan Belajar! Ini biasanya disebabkan oleh dua hal:

  1. Masa Propagasi DNS
    Perubahan Name Server membutuhkan waktu untuk menyebar ke seluruh jaringan internet dunia. Proses ini disebut Propagasi DNS dan bisa memakan waktu antara 1 hingga 24 jam. Jadi, mohon bersabar ya.
  2. Cache di Browser atau Perangkat
    Terkadang komputer atau browser kamu masih menyimpan alamat lama. Coba akses website menggunakan mode Incognito / Private Window. Jika berhasil terbuka, berarti masalahnya ada di cache kamu. Kamu bisa mencoba melakukan flush DNS di perangkatmu.

Kesimpulan

Memilih Name Server yang tepat adalah langkah awal agar website kamu bisa "ditemukan" di internet.

  • Pilih NS.KILATDOMAIN.ID untuk domain lokal (.id).
  • Pilih NS.KILATDOMAIN.NET untuk domain internasional PDR.
  • Pilih NS.KILATDOMAIN.CC untuk domain internasional WebNIC.
  • Pilih NS.KILATHOSTING.ID jika kamu pakai Kilat Hosting 2.0.

Jika kamu masih bingung cara cek whois atau mengganti name server, jangan ragu untuk menghubungi tim support CloudKilat yang siap membantu 24/7. Belum punya domain impianmu? Yuk, Cari dan Beli Domain Murah di CloudKilat sekarang!

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.