Cara Melakukan Instalasi Rsync pada Linux dan Windows

Panduan lengkap cara instal Rsync di Linux dan Windows (melalui WSL). Pelajari langkah-langkah instalasi, verifikasi, dan persyaratan sistem dengan mudah.

Waktu baca: 3 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Fadly Ilham Fatahilah
Dipublikasikan 04 Juni 2025

Halo, Kawan Belajar!

Rsync merupakan suatu tools yang sangat berguna untuk melakukan sinkronisasi, transfer file maupun backup file dengan efisien dan andal. Sebelum mengikuti panduan yang ada pada artikel ini, kami sangat menyarankan kamu untuk terlebih dahulu membaca artikel kami tentang pengenalan Rsync, kegunaan beserta keunggulannya yang dapat ditemui pada tautan berikut: Mengenal Rsync: Pengertian, Kegunaan, dan Keunggulan

Nah jika Kawan Belajar sudah mengetahui pengertian serta kegunaan Rsync, pada artikel kali ini kita akan sama-sama mempelajari bagaimana langkah-langkah untuk menginstal Rsync.

Note: Silakan disesuaikan panduan instalasi Rsync dibawah sesuai dengan sistem operasi yang kalian gunakan, ya.

1. Menginstal Rsync pada Sistem Operasi Linux

Melakukan instalasi Rsync di distribusi Linux umumnya sangat mudah. Kamu dapat menggunakan package manager yang tersedia secara bawaan pada distribusi linux yang digunakan oleh perangkat kamu. Berikut perintah untuk menginstal Rsync pada beberapa distribusi populer:

a. Debian/Ubuntu

sudo apt update
sudo apt install rsync

b. CentOS/RHEL/Fedora/AlmaLinux

sudo yum update
sudo yum install rsync

c. Arch Linux

sudo pacman -Syu rsync

Setelah menjalankan perintah di atas, Rsync akan terinstal di sistem kamu. Kemudian kamu bisa melakukan verifikasi instalasinya sekaligus mengetahui versi Rsync yang digunakan dengan mengetikkan perintah berikut:

rsync --version

Verifikasi Instalasi Rsync

Gambar 1: Verifikasi Instalasi Rsync

2. Menginstal Rsync pada Sistem Operasi Windows

Rsync, utilitas sinkronisasi data yang andal, tidak tersedia secara bawaan di Windows. Namun, kamu dapat dengan mudah menggunakannya melalui Windows Subsystem for Linux (WSL). WSL memungkinkan kamu menjalankan distribusi Linux di dalam Windows, memberikan environment yang diperlukan untuk menjalankan perintah Rsync.

a. Persyaratan Awal

  1. Windows yang digunakan merupakan Windows 10 versi 2004 dan yang lebih tinggi (Build 19041 dan yang lebih tinggi) atau Windows 11.
  2. Jika kamu menggunakan versi Windows yang lebih lama, maka kamu dapat mengikuti panduan resmi dari Microsoft untuk menginstal WSL-nya: https://learn.microsoft.com/en-us/windows/wsl/install-manual

b. Langkah Instalasi

  1. Buka Command Prompt (Admin)
    Buka Command Prompt sebagai administrator. Kamu dapat melakukannya dengan mengetik cmd di pencarian Windows, lalu klik kanan dan pilih "Run as administrator".

Buka Command Prompt

Gambar 2: Buka Command Prompt

  1. Instalasi WSL
    Ketik perintah berikut di Command Prompt untuk melihat distribusi Linux yang tersedia pada WSL:

    wsl --list --online
    

    Pilih distribusi yang kamu inginkan (misalnya, Ubuntu). Kemudian, instal distribusi tersebut dengan perintah:

    wsl --install -d Ubuntu
    

Instalasi Linux Ubuntu pada WSL

Gambar 3: Instalasi Linux Ubuntu pada WSL

Proses instalasi mungkin memerlukan beberapa waktu tergantung kecepatan internet kamu. Setelah selesai, kamu akan diminta untuk membuat akun pengguna Linux.

  1. Buka WSL
    Setelah instalasi distribusi Linux selesai, ketik wsl di Command Prompt untuk membuka environment WSL.

Buka WSL

Gambar 4: Buka WSL

  1. Update dan Upgrade
    Setelah masuk ke WSL, update dan upgrade sistem paket untuk memastikan semua dependensi terpenuhi:
sudo apt update  
sudo apt upgrade -y
  1. Instal Rsync
    Sekarang, instal Rsync dengan perintah berikut:

    sudo apt install rsync
    

Instalasi Rsync pada Environment WSL

Gambar 5: Instalasi Rsync pada Environment WSL

c. Verifikasi Instalasi

Ketik rsync --version untuk memverifikasi bahwa Rsync telah terinstal dengan benar.

Memverifikasi Instalasi Rsync

Gambar 6: Memverifikasi Instalasi Rsync

Selamat! Kamu sekarang sudah dapat menggunakan Rsync di dalam environment WSL kamu. Ingatlah untuk menggunakan perintah WSL setiap kali kamu ingin mengakses environment WSL.

Penutup

Demikian artikel ini kami buat, semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk melakukan instalasi Rsync pada sistem operasi yang digunakan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang penggunaan Rsync dalam berbagai skenario, silakan kunjungi artikel kami pada tautan berikut: Panduan Praktis Transfer Data Menggunakan Rsync

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.