© 2026 Basis Pengetahuan Cloudkilat. Hak Cipta Dilindungi.

|
>
>
  1. Beranda
  2. Aplikasi
  3. Portainer
  4. Panduan Mengelola Volume Docker di Portainer

Panduan Mengelola Volume Docker di Portainer

Panduan lengkap menggunakan Docker Volume di Portainer. Pelajari cara membuat, menghapus, dan menghubungkan volume ke container untuk memastikan data tersimpan secara persisten.

Waktu baca: 3 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Yusuf Ischak Maulana
Dipublikasikan 29 Mei 2025
containercontainerizationDevOpsDockerPortainerVolume

Halo, Kawan Belajar!

Jika kamu sering bekerja dengan Docker, pasti tahu bahwa data dalam container bersifat sementara. Untuk menyimpan data secara permanen meskipun container dihentikan atau dihapus, solusinya adalah menggunakan Docker Volume.

Dalam panduan ini, kamu akan mempelajari cara mengelola volume di Portainer, termasuk langkah membuat, menghapus, dan menghubungkan volume ke container.

Apa Itu Docker Volume?

Docker Volume adalah fitur penyimpanan persisten dalam Docker. Dengan volume, data tetap tersedia meski container dihapus atau direstart. Volume juga mudah dikelola melalui Docker CLI maupun antarmuka Portainer.

Keunggulan Docker Volume:

  • Data bertahan meskipun container dihentikan atau dihapus.
  • Mudah digunakan dari antarmuka Portainer.
  • Dapat dibagikan antar-container.

Cara Menggunakan Docker Volume di Portainer

1. Akses Dashboard Portainer

Akses Portainer melalui browser:

https://IP-SERVER:9443

Login dengan username dan password yang telah dibuat sebelumnya.

Halaman login Portainer

Gambar 1. Halaman login Portainer

2. Membuat Volume Baru di Portainer

Pilih host yang akan digunakan:

Memilih host untuk volume

Gambar 2. Memilih host yang akan digunakan

Klik menu Volume:

Menu Volume di dashboard Portainer

Gambar 3. Tombol Volume pada Portainer

Klik tombol Add Volume:

Tombol Add Volume

Gambar 4. Tombol "Add Volume" pada Portainer

Masukkan nama volume, contoh my_data_volume, lalu klik Create the volume:

Form pembuatan volume

Gambar 5. Pengisian Nama Volume dan tombol "Create the volume"

3. Menghubungkan Volume ke Container

Buka menu Containers dan klik Add Container:

Menu Container dan Add Container

Gambar 6. Tombol Container dan Add Container

Masukkan nama container dan image yang digunakan:

Input nama container dan image

Gambar 7. Nama container dan nama image

Scroll ke bawah ke bagian Advanced container settings, lalu klik Volumes > Map Additional Volume:

Pengaturan volume di container

Gambar 8. Pengaturan volume pada menu Advanced container settings

Masukkan direktori mount, seperti /data, dan pilih volume my_data_volume:

Contoh volume mapping

Gambar 9. Contoh penggunaan Volume Mapping

Klik Deploy the container.

4. Melihat dan Memeriksa Volume

Buka menu Volumes di Portainer:

Daftar volume di Portainer

Gambar 10. Menu Volumes dan daftar volume

Klik nama volume untuk melihat detailnya:

Tampilan inspect volume

Gambar 11. Tampilan inspect volume pada Portainer

5. Menghapus Volume

Untuk menghapus volume yang tidak digunakan:

  • Centang volume yang ingin dihapus.
  • Klik Remove Volume.

Menghapus volume Docker

Gambar 12. Menghapus volume Docker dengan Portainer

Catatan: Volume yang masih digunakan oleh container tidak dapat dihapus. Pastikan container telah dihentikan dan dihapus sebelum menghapus volume.

Keunggulan Menggunakan Volume di Portainer

  • Data Tetap Aman: Data tidak akan hilang meskipun container berhenti atau dihapus.
  • Pengelolaan Mudah: Dapat dibuat dan dikonfigurasi langsung melalui Portainer.
  • Cocok untuk Beragam Aplikasi: Ideal untuk database, file storage, dan lainnya.

Kesimpulan

Dengan fitur volume di Portainer, kamu bisa mengelola penyimpanan data secara persisten tanpa kesulitan. Volume sangat berguna untuk menjaga keberlangsungan data pada container dan memudahkan integrasi antar-aplikasi.

Jika kamu mengalami kendala atau memiliki pertanyaan, silakan hubungi Tim Support CloudKilat melalui email info@cloudkilat.com atau buat tiket melalui Portal Client Area.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.

Hubungi Kami