© 2026 Basis Pengetahuan Cloudkilat. Hak Cipta Dilindungi.

|
>
>
  1. Beranda
  2. Aplikasi
  3. Portainer
  4. Panduan Mengelola Image Docker di Portainer

Panduan Mengelola Image Docker di Portainer

Panduan lengkap untuk pull, delete, build, dan menggunakan Docker image melalui Portainer. Artikel ini membahas langkah-langkah praktis pengelolaan image Docker tanpa command line, langsung dari antarmuka GUI Portainer.

Waktu baca: 3 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Yusuf Ischak Maulana
Dipublikasikan 04 Juni 2025
containercontainerizationDevOpsDockerImagePortainer

Halo, Kawan Belajar!

Jika kamu sering bekerja dengan Docker, mengelola image adalah bagian penting dalam proses pengembangan dan deployment. Dengan Portainer, kamu dapat mengelola image Docker melalui antarmuka web tanpa banyak perintah terminal.

Untuk pengantar Portainer, baca juga: Portainer: Cara Mudah Mengelola Docker dengan GUI

Apa Itu Image Management di Portainer?

Image Management di Portainer memungkinkan kamu untuk:

  • Menarik (pull) image dari registry publik seperti Docker Hub.
  • Menghapus image yang tidak digunakan.
  • Mengunggah (push) image ke registry publik atau pribadi.
  • Menggunakan image untuk menjalankan container baru.
  • Melihat daftar image yang tersimpan di server.

Semua fitur ini tersedia melalui antarmuka web Portainer tanpa menggunakan command line.

Cara Mengelola Image Docker di Portainer

1. Akses Dashboard Portainer

Pastikan Portainer sudah terinstal dan berjalan. Akses dashboard melalui browser:

https://IP-SERVER:9443

Masukkan username dan password untuk login ke Portainer.

Halaman login Portainer

2. Menarik (Pull) Image dari Docker Hub

  1. Pilih host yang akan digunakan.

Memilih host di Portainer

  1. Klik menu Images di sidebar atau dashboard.

Menu Images di Portainer

  1. Masukkan nama image yang ingin diunduh, misalnya: redis:latest.

    • Gunakan tombol Search jika tidak tahu nama image.
    • Untuk menarik dari registry lain, gunakan opsi Advanced mode.

Formulir input nama image

  1. Klik tombol Pull the image.

Tombol Pull the image

  1. Setelah proses selesai, image akan muncul dalam daftar Images.

Daftar image berhasil diunduh

3. Menghapus Image yang Tidak Digunakan

  1. Masih di menu Images, centang image yang ingin dihapus.

  2. Klik ikon Delete di sebelah kanan kolom pencarian.

Ikon hapus image Docker

  1. Konfirmasi penghapusan dengan klik Remove the image.

Pop-up konfirmasi hapus image

Catatan: Kamu tidak dapat menghapus image yang sedang digunakan oleh container aktif.

4. Membuat (Build) Image Baru

  1. Masuk ke menu Images > klik Build a new image.

Tombol Build a new image

  1. Masukkan nama image, misalnya my-nginx:v1.

Form nama image baru

  1. Pilih metode build sesuai kebutuhan:

Opsi metode build image

Metode Build:

  • Web Editor: Tulis Dockerfile langsung di editor web.
  • Upload: Unggah Dockerfile dari lokal.
  • URL: Masukkan URL dari GitHub atau repository lain.
  1. Klik Build the image untuk memulai proses.

5. Menggunakan Image untuk Membuat Container

  1. Masuk ke menu Containers > Add Container.

Menu Container dan Add Container

  1. Masukkan nama container dan image yang akan digunakan.

    • Jika image sudah tersedia, nonaktifkan opsi Always pull the image.

Form nama container dan opsi Always Pull

  1. Sesuaikan pengaturan lainnya dan klik Deploy the container.

Keunggulan Mengelola Image dengan Portainer

  • Mudah digunakan: Tanpa command line.
  • Terintegrasi dengan berbagai registry: Mendukung Docker Hub dan registry privat.
  • Manajemen penyimpanan praktis: Hapus image tidak terpakai dengan cepat.
  • Pembuatan container instan: Deploy dalam hitungan detik.

Kesimpulan

Portainer menyederhanakan proses pengelolaan image Docker melalui antarmuka GUI. Kamu dapat menarik, menghapus, membangun, dan menjalankan image dengan efisien tanpa perlu terminal.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.

Hubungi Kami