© 2026 Basis Pengetahuan Cloudkilat. Hak Cipta Dilindungi.

|
>
>
  1. Beranda
  2. VPS - Kilat VM 2.0
  3. Pengelolaan VPS
  4. Cara Mengarsip dan Mengekstrak File di Linux

Cara Mengarsip dan Mengekstrak File di Linux

Panduan ini menjelaskan cara membuat dan mengekstrak arsip di Linux menggunakan tar dan unzip, lengkap dengan contoh sintaks dan penjelasannya.

Waktu baca: 4 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Nizen Iskandar
Dipublikasikan 28 Mei 2025
kilat vmlinux

Arsip adalah kumpulan file yang telah dikompres atau digabungkan menjadi satu file. Pada sistem operasi Linux, terdapat beberapa tools yang dapat digunakan untuk membuat dan mengekstrak arsip dengan berbagai format. Knowledge Base ini akan menunjukkan cara menggunakan tools tar dan unzip untuk membuat sebuah arsip dan bagaimana cara mengekstrak berkas dari sebuah arsip di sistem operasi Linux, disertai penjelasan mengenai sintaks-nya.

Format Arsip yang umum digunakan pada Linux

Berikut ini adalah beberapa format/ekstensi arsip yang biasa digunakan pada Linux.

  • Tarball (.tar): Arsip tanpa kompresi, biasanya diikuti oleh kompresi terpisah seperti gzip atau bzip2.

  • Gzip (.gz): Format kompresi yang umum digunakan bersama dengan tar untuk membuat arsip (tar.gz).

  • Bzip2 (.bz2): Format kompresi alternatif yang umum digunakan dengan tar untuk membuat arsip (tar.bz2).

  • Zip (.zip): Format arsip yang lebih umum di Windows, tetapi juga didukung di Linux

Cara Membuat Arsip

Membuat Arsip dengan Tar

Contoh sintaks yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

tar -cvf nama_arsip.tar direktori_file

Berikut ini penjelasan dari sintaks tersebut.

-c (create): Untuk membuat arsip baru.
-v (verbose): Menampilkan detail file yang diarsipkan. Opsi ini digunakan untuk mengamati progress dari sintaks di atas.
-f (file): Menentukan nama arsip yang akan dibuat.

Membuat Arsip dengan Gzip

Contoh sintaks yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

tar -czvf nama_arsip.tar.gz direktori_file

Berikut ini penjelasan dari sintaks tersebut.

-c (create): Untuk membuat arsip baru.
-z (gzip): Menggunakan gzip untuk kompresi.
-v (verbose): Menampilkan detail file yang diarsipkan. Opsi ini digunakan untuk mengamati progress dari sintaks di atas.
-f (file): Menentukan nama arsip yang akan dibuat.

Membuat Arsip dengan Bzip2

Contoh sintaks yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

tar -cjvf nama_arsip.tar.bz2 direktori_file

Berikut ini penjelasan dari sintaks tersebut.
-c (create): Untuk membuat arsip baru.
-j (bzip2): Menggunakan bzip2 untuk kompresi.
-v (verbose): Menampilkan detail file yang diarsipkan. Opsi ini digunakan untuk mengamati progress dari sintaks di atas.
-f (file): Menentukan nama arsip yang akan dibuat.

Membuat Arsip dengan Zip

Contoh sintaks yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

zip -r nama_arsip.zip direktori_file

Opsi -r (recursive) pada sintaks tersebut berguna untuk membuat arsip secara rekursif (jika yang diarsip adalah direktori).

Cara Mengekstrak Arsip

Mengekstrak Arsip .tar

Contoh sintaks yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

tar -xvf nama_arsip.tar

Berikut ini penjelasan dari sintaks tersebut.
-x (extract): Untuk mengekstrak arsip.
-v (verbose): Menampilkan detail file yang diarsipkan. Opsi ini digunakan untuk mengamati progress dari sintaks di atas.
-f (file): Menentukan arsip yang akan diekstrak.

Mengekstrak Arsip .tar.gz

Contoh sintaks yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

tar -xzvf arsip_data.tar.gz -C /lokasi_tujuan/

Berikut ini penjelasan dari sintaks tersebut.
-x (extract): Untuk mengekstrak arsip.
-z (gzip): Menggunakan gzip untuk dekompresi.
-v (verbose): Menampilkan detail file yang diarsipkan. Opsi ini digunakan untuk mengamati progress dari sintaks di atas.
-f (file): Menentukan arsip yang akan diekstrak.
-C (dir): Menentukan lokasi hasil ekstrak arsip

Mengekstrak Arsip .tar.bz2

Contoh sintaks yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

tar -xjvf nama_arsip.tar.bz2

Berikut ini penjelasan dari sintaks tersebut.
-x (extract): Untuk mengekstrak arsip.
-j (bzip2): Menggunakan bzip2 untuk dekompresi.
-v (verbose): Menampilkan detail file yang diarsipkan. Opsi ini digunakan untuk mengamati progress dari sintaks di atas.
-f (file): Menentukan arsip yang akan diekstrak.

Mengekstrak Arsip .zip

Contoh sintaks yang dapat digunakan adalah sebagai berikut.

unzip -d direktori_tujuan nama_arsip.zip

Opsi -d (direktori) ini berguna untuk menentukan direktori tujuan ekstraksi

Demikian panduan mengenai cara membuat dan mengekstrak arsip di Linux menggunakan tools tar dan unzip. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan perintah-perintah ini di terminal untuk dapat memahami kegunaannya secara lebih mendalam. Semoga dengan adanya panduan ini, Sobat CloudKilat dapat dengan lancar membuat dan mengekstrak arsip pada server Linux sesuai dengan kebutuhan.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.

Hubungi Kami