© 2026 Basis Pengetahuan Cloudkilat. Hak Cipta Dilindungi.

|
>
>
  1. Beranda
  2. Aplikasi
  3. Odoo
  4. Panduan Instalasi Odoo 18 di VPS Ubuntu 24.04

Panduan Instalasi Odoo 18 di VPS Ubuntu 24.04

Panduan ini membantumu menginstal Odoo 18 di VPS Ubuntu 24.04. Ikuti langkah mudah kami untuk setup yang aman dengan Nginx & SSL, dan siap produksi.

Waktu baca: 10 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Fadli Muhammad Habibi
Dipublikasikan 12 Desember 2025
kilat vmvpscmsOdoo

A. Pendahuluan

Odoo adalah suite aplikasi bisnis open-source terintegrasi yang mencakup CRM, e-commerce, akuntansi, inventaris, manajemen proyek, dan banyak lagi. Kemampuannya untuk dimulai dengan beberapa modul dan ditambahkan seiring pertumbuhan bisnis membuatnya menjadi solusi ERP yang sangat fleksibel dan populer.

Panduan ini akan memandu kamu—langkah demi langkah—untuk menginstal Odoo 18 (versi stabil terbaru) di VPS yang menjalankan Ubuntu 24.04 LTS.

Dengan mengikuti metode ini, kamu akan memiliki kontrol penuh atas konfigurasi, kemudahan dalam mengelola custom addons, dan pemahaman yang lebih baik tentang komponen-komponen yang menjalankan Odoo. Knowledge base ini ditujukan untuk system administrator, developer, atau siapa saja yang memiliki pemahaman dasar tentang baris perintah Linux.

Yuk, kita mulai! Di akhir panduan ini, kamu akan memiliki sebuah instance Odoo 18 yang siap produksi, berjalan sebagai service sistem, aman, dan dapat diakses melalui domain kamu sendiri dengan koneksi terenkripsi HTTPS.


B. Persiapan Awal (Prasyarat)

Sebelum memulai, pastikan kamu telah memenuhi persyaratan berikut:

  • Server VPS yang sudah terinstal Ubuntu 24.04 LTS dengan spesifikasi:

    • Minimum: 2 CPU Cores, 2 GB RAM, 20 GB SSD
    • Direkomendasikan: 4 CPU Cores, 4 GB RAM, 40 GB SSD

    Penggunaan penyimpanan SSD sangat penting untuk memastikan kecepatan akses database yang optimal saat Odoo digunakan.

  • Akses sudo untuk menjalankan perintah sebagai administrator.

  • Nama Domain yang sudah diarahkan (A Record) ke IP VPS milikmu (contoh: odoo.domainmu.com).

  • Firewall yang mengizinkan lalu lintas di port 80 (HTTP), 443 (HTTPS), dan 8069 (Odoo direct access).

  • Pastikan servermu up-to-date dengan perintah ini:

    sudo apt update && sudo apt upgrade -y
    

    Penjelasan Perintah: Perintah ini terdiri dari dua bagian. sudo apt update mengambil daftar paket terbaru dari repository Ubuntu. sudo apt upgrade -y meng-upgrade semua paket yang terinstal di servermu ke versi terbaru tanpa meminta konfirmasi (-y).


C. Langkah-Langkah Instalasi

1. Instalasi Dependensi Sistem & PostgreSQL

Langkah pertama, kita akan menginstal semua software pendukung yang dibutuhkan Odoo dengan satu perintah. Ini akan mengambil database (PostgreSQL), bahasa yang digunakan Odoo (Python), dan tools bantu penting lainnya.

sudo apt install git python3 python3-pip build-essential wget python3-dev \
python3-venv python3-wheel libxml2-dev libxslt1-dev libzip-dev \
libldap2-dev libsasl2-dev python3-setuptools nodejs npm libjpeg-dev \
libpq-dev postgresql -y

Penjelasan Perintah: Perintah ini menginstal semua 'bahan' yang dibutuhkan Odoo: git (untuk mengambil source code), python3 (bahasa Odoo), postgresql (database), libpq-dev (penting untuk menghubungkan Python ke PostgreSQL), dan berbagai library ...-dev (alat bantu kompilasi) lainnya.

2. Instalasi wkhtmltopdf

wkhtmltopdf adalah tool yang digunakan Odoo untuk mencetak laporan dalam format PDF. Versi di repository Ubuntu seringkali bermasalah, jadi kita akan menginstal versi yang direkomendasikan secara manual.

wget https://github.com/wkhtmltopdf/packaging/releases/download/0.12.6.1-2/wkhtmltox_0.12.6.1-2.bullseye_amd64.deb

Penjelasan Perintah: Mengunduh file paket .deb dari wkhtmltopdf versi 0.12.6.1-2.

Catatan: Jika link di atas tidak berfungsi, kunjungi halaman rilis resmi wkhtmltopdf untuk mendapatkan versi 0.12.6.x terbaru untuk distro berbasis Debian (seperti Bullseye atau Buster, yang kompatibel).

sudo dpkg -i wkhtmltox_0.12.6.1-2.bullseye_amd64.deb

Penjelasan Perintah: Mencoba menginstal paket yang baru saja diunduh.

sudo apt-get install -f -y

Penjelasan Perintah: Perintah ini sangat membantu. Jika instalasi dpkg tadi gagal karena ada dependensi yang kurang, apt-get install -f (-f artinya fix broken) akan otomatis mencarikan dan memasang semua dependensi yang dibutuhkan oleh wkhtmltopdf.

3. Buat User Sistem untuk Odoo

Untuk alasan keamanan, Odoo tidak boleh dijalankan sebagai user root. Kita akan membuat user sistem khusus untuk Odoo.

sudo useradd -m -d /opt/odoo18 -U -r -s /bin/bash odoo18

Penjelasan Perintah:

  • -m: Membuat home directory di /opt/odoo18.
  • -U: Membuat grup baru dengan nama yang sama (odoo18).
  • -r: Menjadikan ini sebagai user sistem (bukan user login biasa).
  • -s /bin/bash: Memberikan shell login (diperlukan agar kita bisa su ke user ini).

4. Buat User Database PostgreSQL

Odoo memerlukan user di PostgreSQL untuk mengelola databasenya.

sudo su - postgres -c "createuser --createdb --username postgres --no-createrole --no-superuser odoo18"

Penjelasan Perintah: Perintah ini masuk sementara sebagai user postgres (user default database) dan langsung menjalankan perintah createuser untuk membuat user database baru bernama odoo18. Opsi --createdb memberinya izin untuk membuat database baru.

5. Download Source Code Odoo 18

Kita akan men-download source code Odoo dari GitHub menggunakan user odoo18 yang baru dibuat.

sudo su - odoo18

Penjelasan Perintah: Kita berpindah menjadi user odoo18. Semua perintah selanjutnya akan dijalankan sebagai user ini di dalam directory /opt/odoo18.

git clone https://www.github.com/odoo/odoo --depth 1 --branch 18.0 /opt/odoo18/odoo

Penjelasan Perintah: Mengunduh source code Odoo 18 (--branch 18.0) ke dalam folder /opt/odoo18/odoo. Opsi --depth 1 hanya mengambil versi terakhir tanpa riwayat commit penuh, sehingga proses unduh lebih cepat.

Download_Odoo.png

Gambar 1: Mengunduh source code Odoo 18 dari GitHub sebagai user odoo18

Setelah selesai, ketik exit untuk kembali ke user sudo.

exit

6. Siapkan Virtual Environment Python

Menggunakan virtual environment adalah praktik terbaik untuk mengisolasi dependensi Python Odoo dari sistem utama. Silakan jalankan perintah di bawah ini satu per satu pada terminal mu.

cd /opt/odoo18
sudo su - odoo18
python3 -m venv venv
source venv/bin/activate
pip3 install wheel
pip3 install -r odoo/requirements.txt
deactivate
exit

Penjelasan Blok Perintah: Ini adalah langkah krusial.

  1. cd /opt/odoo18 & sudo su - odoo18: Pindah ke direktori dan menjadi user Odoo.
  2. python3 -m venv venv: Membuat virtual environtment Python bernama venv.
  3. source venv/bin/activate: Mengaktifkan virtual environtment tersebut. Prompt terminalmu akan berubah, menandakan kamu ada di dalam venv.
  4. pip3 install wheel: Memasang wheel, tool bantu agar instalasi paket Python lebih cepat.
  5. pip3 install -r odoo/requirements.txt: Membaca file requirements.txt dari Odoo dan menginstal semua paket Python yang dibutuhkan Odoo hanya di dalam venv ini.
  6. deactivate & exit: Menonaktifkan 'ruang kerja' dan kembali ke user sudo.

Pembuatan_Virtual_Environment_Odoo.png

Gambar 2: Aktivasi virtual environment (venv) dan proses instalasi dependensi Python

Dependensi_Python_Berhasil_di_Install.png

Gambar 3: Tampilan terminal setelah semua dependensi Python dari requirements.txt berhasil diinstal di dalam virtual environment

7. Buat File Konfigurasi Odoo

Buat direktori untuk custom addons dan file log, lalu buat file konfigurasi.

sudo mkdir /opt/odoo18/odoo-custom-addons
sudo mkdir /var/log/odoo18
sudo chown odoo18:odoo18 /var/log/odoo18

Penjelasan Perintah: Membuat dua folder baru dan memastikan user odoo18 memiliki hak tulis penuh atas folder log (/var/log/odoo18).

Sekarang, buat dan edit file konfigurasi:

sudo nano /etc/odoo18.conf

Penjelasan Perintah: Membuka editor teks nano untuk membuat file konfigurasi utama Odoo.

Salin dan tempel konfigurasi di bawah ini.
PENTING: Ganti PASSWORD_SUPER_ADMIN_KAMU dengan password yang sangat kuat. Ini seperti kunci brankas utama untuk semua database Odoo milikmu. Simpan di tempat yang aman!

[options]
admin_passwd = PASSWORD_SUPER_ADMIN_KAMU
db_host = False
db_port = False
db_user = odoo18
db_password = False
addons_path = /opt/odoo18/odoo/addons,/opt/odoo18/odoo-custom-addons
logfile = /var/log/odoo18/odoo18.log

Setelah menyimpan, atur hak akses file agar aman:

sudo chown odoo18:odoo18 /etc/odoo18.conf
sudo chmod 640 /etc/odoo18.conf

Penjelasan Perintah: Mengamankan file konfigurasi. chown memastikan user odoo18 yang memilikinya. chmod 640 berarti hanya user odoo18 dan grup root yang bisa membacanya.

8. Buat Unit File Systemd

Agar Odoo dapat berjalan sebagai service dan menyala otomatis saat server reboot, kita perlu membuat file unit systemd.

sudo nano /etc/systemd/system/odoo18.service

Penjelasan Perintah: Membuat file instruksi untuk systemd (manager service Ubuntu) agar tahu cara menjalankan Odoo.

Salin dan tempel konfigurasi di bawah ini:

[Unit]
Description=Odoo18
Requires=postgresql.service
After=network.target postgresql.service

[Service]
Type=simple
SyslogIdentifier=odoo18
PermissionsStartOnly=true
User=odoo18
Group=odoo18
ExecStart=/opt/odoo18/venv/bin/python3 /opt/odoo18/odoo/odoo-bin -c /etc/odoo18.conf
StandardOutput=journal+console

[Install]
WantedBy=multi-user.target

Penjelasan File:

  • [Unit]: Menjelaskan bahwa service ini butuh database (postgresql.service) untuk berjalan.
  • [Service]: Bagian terpenting. User dan Group disetel ke odoo18.
  • ExecStart: Ini adalah perintah inti untuk menyalakan Odoo, menggunakan Python dari venv kita dan menunjuk ke file konfigurasi yang benar.

Selanjutnya, reload daemon systemd dan aktifkan service Odoo.

sudo systemctl daemon-reload

Penjelasan Perintah: Memberi tahu systemd untuk membaca ulang konfigurasinya karena kita baru saja menambahkan file baru.

sudo systemctl enable --now odoo18.service

Penjelasan Perintah: Menjalankan Odoo sekarang (--now) dan mendaftarkannya agar otomatis berjalan saat server reboot (enable).

Untuk memeriksa status service Odoo:

sudo systemctl status odoo18.service

Penjelasan Perintah: Memeriksa apakah service Odoo berhasil berjalan. Cari tulisan active (running) berwarna hijau.

Pengecekan_Status_Odoo.png

Gambar 4: Verifikasi status service Odoo yang menunjukkan 'active (running)' setelah instalasi

Jika output menunjukkan active (running) seperti Gambar 4, maka instalasi Odoo di VPS-mu telah berhasil. Kamu bisa mengaksesnya melalui http://IP_VPS_KAMU:8069.


D. Konfigurasi Nginx sebagai Reverse Proxy

Saat ini Odoo hanya bisa diakses via http://IP_VPS_KAMU:8069. Ini tidak praktis dan tidak aman. Kamu bisa menggunakan Nginx sebagai Reverse Proxy agar memungkinkan kamu mengakses Odoo melalui domain (http://odoo.domainmu.com) tanpa perlu mengetik port.

1. Install Web Service NGINX

sudo apt install nginx -y

Penjelasan Perintah: Memasang Nginx, web server yang akan kita gunakan sebagai reverse proxy.

2. Buat file konfigurasi server block untuk Odoo

sudo nano /etc/nginx/sites-available/odoo.conf

Penjelasan Perintah: Membuat file konfigurasi baru untuk domain Odoo kita di dalam Nginx.

Salin konfigurasi berikut, jangan lupa untuk mengganti odoo.domainmu.com dengan domain milikmu.

upstream odoo {
    server 127.0.0.1:8069;
}
server {
    listen 80;
    server_name odoo.domainmu.com;

    proxy_read_timeout 720s;
    proxy_connect_timeout 720s;
    proxy_send_timeout 720s;

    proxy_set_header X-Forwarded-Host $host;
    proxy_set_header X-Forwarded-For $proxy_add_x_forwarded_for;
    proxy_set_header X-Forwarded-Proto $scheme;
    proxy_set_header X-Real-IP $remote_addr;

    location / {
        proxy_redirect off;
        proxy_pass http://odoo;
    }
    location /longpolling {
        proxy_pass http://odoo;
    }
    location ~* /web/static/ {
        proxy_cache_valid 200 60m;
        proxy_buffering on;
        expires 864000;
        proxy_pass http://odoo;
    }
    gzip_types text/css text/less text/plain text/xml application/xml application/json application/javascript;
    gzip on;
}

Penjelasan Konfigurasi: Ini adalah konfigurasi Nginx yang sangat direkomendasikan untuk Odoo.

  • upstream odoo: Mendefinisikan Odoo yang berjalan di 127.0.0.1:8069.
  • location /longpolling: Penting untuk fitur chat dan notifikasi real-time Odoo.
  • location ~* /web/static/: Mengatur cache untuk file statis (CSS, JS) agar Odoo-mu terasa lebih cepat.

Konfigurasi_Server_Block_Odoo.png

Gambar 5: Contoh pengisian file konfigurasi server block Nginx di /etc/nginx/sites-available/odoo.conf

3. Aktifkan konfigurasi

sudo ln -s /etc/nginx/sites-available/odoo.conf /etc/nginx/sites-enabled/ && sudo systemctl restart nginx

Penjelasan Perintah:

  • sudo ln -s ...: Membuat shortcut (symlink) dari file konfigurasi kita ke folder sites-enabled yang dibaca Nginx.
  • && sudo systemctl restart nginx: Jika pembuatan shortcut berhasil, maka Nginx akan di-restart untuk menerapkan perubahan.

E. Amankan dengan SSL Let's Encrypt

Langkah terakhir adalah mengamankan koneksi dengan SSL gratis dari Let's Encrypt agar domainmu menggunakan https://.

1. Instalasi Certbot

sudo apt install certbot python3-certbot-nginx -y

Penjelasan Perintah: Memasang Certbot dan plugin Nginx-nya. Certbot adalah tools yang mengotomatiskan proses mendapatkan dan memperbarui sertifikat SSL.

2. Dapatkan Sertifikat SSL

(Jangan lupa ganti odoo.domainmu.com dengan nama domain milikmu)

sudo certbot --nginx -d odoo.domainmu.com

Penjelasan Perintah: Menjalankan Certbot.

  • --nginx: Menggunakan plugin Nginx. Certbot akan membaca file konfigurasimu dan mengeditnya secara otomatis.
  • -d odoo.domainmu.com: Menentukan domain yang ingin diamankan.

Ikuti petunjuk di layar. Kamu akan ditanya email dan diminta menyetujui TOS. Pilih opsi Redirect (biasanya opsi 2) untuk mengalihkan semua trafik HTTP ke HTTPS secara otomatis.

Pemberitahuan_Instalasi_SSL_Berhasil.png

Gambar 6: Notifikasi sukses dari Certbot yang menunjukkan sertifikat SSL telah berhasil diterbitkan dan diterapkan


F. Verifikasi dan Penggunaan Awal

Selamat, kamu berhasil!

Sekarang kamu dapat mengakses Odoo dengan aman melalui https://odoo.domainmu.com.

Akses_Odoo.png

Gambar 7: Halaman pembuatan database Odoo yang muncul setelah instalasi berhasil

Seperti pada Gambar 7, halaman pertama ketika Odoo diakses akan meminta kamu untuk membuat database baru.

  • Master Password: Masukkan PASSWORD_SUPER_ADMIN_KAMU yang kamu atur di file /etc/odoo18.conf.
  • Database: Isi nama database, email, password, dan detail lainnya sesuai kebutuhan.

Instalasi Odoo 18-mu kini telah selesai, aman, dan siap untuk membantu bisnismu berkembang!

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.

Hubungi Kami