© 2026 Basis Pengetahuan Cloudkilat. Hak Cipta Dilindungi.

|
>
>
  1. Beranda
  2. Pengelolaan Domain
  3. Informasi Umum tentang Domain
  4. Pengertian ngTLD Beserta Contoh dan Keuntungan Penggunaannya

Pengertian ngTLD Beserta Contoh dan Keuntungan Penggunaannya

ngTLD adalah ekstensi domain baru yang lebih spesifik dan relevan. Kenali pengertian, fungsi, dan contohnya sebelum memilih domain bisnismu!

Waktu baca: 6 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Fadly Ilham Fatahilah
Dipublikasikan 21 April 2026
DomainCloudKilat

Halo, Kawan Belajar!

Kalau kamu sudah familiar dengan domain seperti .com, .net, atau .org, pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa sekarang makin banyak bermunculan ekstensi domain unik seperti .store, .tech, .app, atau bahkan .pizza? Nah, itulah yang disebut dengan ngTLD atau New Generic Top-Level Domain!

Dalam artikel ini, kita akan bahas tuntas mulai dari pengertian ngTLD, sejarahnya, contoh-contohnya, hingga perbedaannya dengan domain konvensional. Yuk, langsung kita mulai!

1. Pengertian ngTLD

ngTLD (New Generic Top-Level Domain) adalah ekstensi domain tingkat teratas yang diperkenalkan pada tahun 2012 sebagai hasil dari program ekspansi domain oleh ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers), yaitu organisasi nirlaba yang mengatur sistem penamaan domain di internet.

Sebelum program ini lahir, pilihan ekstensi domain generik sangat terbatas, didominasi oleh .com, .net, .org, .info, dan beberapa lainnya. Dengan hadirnya ngTLD, kini tersedia ratusan hingga ribuan ekstensi baru yang jauh lebih spesifik, kreatif, dan relevan sesuai industri atau komunitas tertentu.

2. Sejarah Program ngTLD

Program ngTLD lahir dari inisiatif ICANN yang dikenal sebagai New gTLD Program. Salah satu komitmen utama ICANN adalah mendorong persaingan di pasar nama domain sekaligus memastikan keamanan dan stabilitas internet.

Perjalanan ngTLD tidak dimulai tiba-tiba di tahun 2012. Ada sejarah panjang di baliknya:

  • 1980-an : Internet pertama kali mengenal 7 gTLD original: .com, .edu, .gov, .int, .mil, .net, dan .org.
  • 2000 : ICANN meluncurkan putaran pertama gTLD baru, menghadirkan .aero, .biz, .coop, .info, .museum, .name, dan .pro. Ini adalah ekspansi DNS pertama sejak era 1980-an.
  • 2003-2004 : Putaran tambahan memperkenalkan .asia, .cat, .jobs, .mobi, .tel, .travel, dan .xxx.
  • 2005–2007 : GNSO (Generic Names Supporting Organization), badan kebijakan utama ICANN, memimpin diskusi panjang selama 18 bulan bersama berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, komunitas sipil, hingga industri teknologi untuk merumuskan kebijakan ngTLD.
  • 2008 : ICANN Board secara resmi mengadopsi 19 rekomendasi kebijakan tentang ngTLD.
  • 2011 : ICANN Board menyetujui gTLD Applicant Guidebook, membuka jalan bagi proses aplikasi ngTLD secara resmi.
  • Januari–Juni 2012 : ICANN resmi meluncurkan New gTLD Program dan menerima 1.930 permohonan dari organisasi di seluruh dunia yang ingin mengoperasikan TLD baru mereka sendiri. Ini menandai ekspansi besar-besaran internet yang belum pernah terjadi sebelumnya.
  • Hingga saat ini : Lebih dari 1.200 ngTLD telah didelegasikan ke dalam root zone DNS, termasuk ekstensi dalam aksara non-Latin seperti 游戏 (Mandarin untuk "Game"), сайт (Rusia untuk "situs"), dan شبكة (Arab untuk "jaringan").

3. Bagaimana Cara Kerja ngTLD?

Untuk memahami ngTLD, kamu perlu tahu dulu struktur sebuah domain. Ambil contoh URL berikut: maps.google.com

Bagian Nama Contoh
.com Top-Level Domain (TLD) .com, .tech, .store
google Second-Level Domain google, cloudkilat
maps Third-Level Domain / Subdomain maps, blog, shop

ngTLD berada di posisi Top-Level Domain (TLD) — bagian paling kanan dari sebuah nama domain. Cara kerjanya di internet tetap sama seperti domain biasa: ketika seseorang mengetikkan domain dengan ekstensi ngTLD di browser, sistem DNS akan menerjemahkannya ke alamat IP server yang bersangkutan.

Kehadiran ngTLD tidak mengubah cara internet bekerja secara teknis, hanya memperluas pilihan ekstensi yang tersedia bagi pengguna dan bisnis.

4. Contoh-Contoh ngTLD Populer

Berikut beberapa ngTLD yang sudah banyak digunakan dan mungkin pernah kamu temui:

Kategori Contoh ngTLD
Bisnis & E-Commerce .store, .shop, .business, .agency
Teknologi .tech, .app, .cloud, .software
Kreatif & Media .design, .photo, .blog, .media
Komunitas & Gaya Hidup .community, .club, .life, .social
Brand Khusus .google, .apple
Geografis .london, .nyc, .tokyo, .jakarta
Bahasa Non-Latin 游戏, сайт, شبكة

5. Perbedaan Mendaftar ngTLD vs Registrasi ngTLD

Registrasi domain ngTLD (misalnya tokomu.store) artinya kamu mendaftar second-level domain di bawah ekstensi ngTLD yang sudah ada. Prosesnya mudah: cari registrar terakreditasi, cek ketersediaan nama domain, lalu bayar biaya registrasi tahunan.

Mendaftar ngTLD baru ke ICANN artinya kamu mengajukan permohonan untuk membuat dan mengoperasikan registri TLD baru di internet. Ini proses yang jauh lebih kompleks karena:

  • Kamu pada dasarnya sedang membangun infrastruktur internet yang nyata
  • Ada tanggung jawab besar sebagai operator registri domain
  • Proses evaluasi permohonan oleh ICANN sangat ketat
  • Biaya yang dibutuhkan jauh lebih besar dibanding sekadar membeli domain

Kalau permohonan disetujui, ICANN akan menunjuk registry operator yaitu pihak yang bertanggung jawab mengelola dan mengoperasikan TLD tersebut di tingkat infrastruktur internet. Dari registry inilah nantinya para registrar bisa menjual domain berekstensi tersebut ke pengguna akhir.

Tapi jangan khawatir, Kawan Belajar! Kalau kamu hanya ingin punya website dengan ekstensi unik, kamu tidak perlu melewati proses rumit itu. Sudah ada banyak ekstensi ngTLD yang terdaftar dan siap kamu gunakan, tinggal pilih ekstensi yang paling relevan dengan bisnis atau proyekmu, lalu registrasi domainnya lewat CloudKilat.

6. Keuntungan Menggunakan ngTLD untuk Website Kamu

Kenapa kamu sebagai pemilik website atau bisnis perlu mempertimbangkan ngTLD? Ini beberapa keuntungannya:

  • Lebih Relevan dan Spesifik
    Pemilihan nama domain sangat berpengaruh terhadap branding website kamu di mata audiens. Dengan ratusan pilihan ekstensi yang tersedia, kamu bisa memilih domain yang paling tepat dan relevan sesuai bidang kamu. Misalnya, kalau kamu punya bisnis online, ada pilihan .store atau .shop yang tentunya jauh lebih deskriptif dibanding .com biasa.
  • Nama Domain Lebih Mudah Didapat
    Nama-nama populer di .com sudah banyak yang habis diperebutkan. Dengan ngTLD, peluang mendapatkan nama domain yang pendek, bersih, dan relevan jauh lebih besar.
  • Harga Terjangkau
    Beberapa ekstensi ngTLD tersedia dengan harga yang sangat terjangkau. Jadi kamu tidak perlu khawatir soal budget untuk tampil unik dan profesional secara online.
  • Branding yang Lebih Kuat
    Ekstensi yang sesuai industri bisa langsung menyampaikan identitas bisnis kamu tanpa perlu penjelasan tambahan. Domain seperti namakamu.design atau namakamu.store sudah berbicara sendiri.

7. Risiko yang Perlu Diwaspadai

Di balik manfaatnya, ngTLD juga membawa tantangan baru yang perlu kamu waspadai:

  • Kebingungan pengguna : Makin banyaknya ekstensi domain bisa membuat pengguna bingung mengingat alamat website yang sudah mereka kenal.
  • Potensi penipuan : Pelaku kejahatan siber bisa memanfaatkan ekstensi baru untuk membuat situs palsu yang menyerupai website resmi. Misalnya, membuat situs phishing berekstensi .bank yang meniru tampilan bank sungguhan untuk mencuri data pribadi dan finansial pengguna.

Jadi, selalu pastikan kamu mengakses website dari sumber yang terpercaya ya, Kawan Belajar!

Kesimpulan

Sekarang kamu sudah tahu seluk-beluk ngTLD, mulai dari pengertiannya, sejarahnya, cara kerjanya, hingga keuntungannya. ngTLD sangat cocok buat kamu yang ingin tampil online dengan lebih unik, relevan, dan profesional. Jadi kamu tidak harus terpaku pada .com, .net, atau .org saja, karena masih ada banyak ekstensi ngTLD yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan!

Yuk, cek ketersediaan domain ngTLD pilihanmu sekarang di CloudKilat dan mulai bangun kehadiran online-mu hari ini!

Referensi

Berikut adalah beberapa referensi dalam penyusunan artikel ini:

  • https://atlarge.icann.org/topics/new-gtlds/background
  • https://www.icann.org/resources/pages/newgtlds-history-2023-04-05-en
  • https://newgtlds.icann.org/sites/default/files/guidebook-full-04jun12-en.pdf

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.

Hubungi Kami