Halo, Kawan Belajar!
DNS Record merupakan entri data yang disimpan dalam database DNS. DNS record menyimpan informasi tentang suatu domain name (nama domain) dan menghubungkannya dengan alamat IP yang terkait.
Menambahkan DNS Record pada domain bukanlah hal sulit. Kali ini kami akan memberikan pemahaman bagi para pengguna web hosting Indonesia untuk memahami record dan langkah penambahannya.
Pertama kami akan memberikan record yang umum digunakan untuk domain:
A. Macam-Macam Record DNS
1. A Record (Address Record)
Menghubungkan nama domain dengan alamat IPv4
Contoh Konfigurasi:
@ IN A 192.168.10.1
sub IN A 192.168.10.1
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Hostname | @ (untuk root domain), sub (untuk subdomain) |
| Type/Record | A (Address) |
| Address | 192.168.10.1 (IPv4 Public VM/Hosting Anda) |
| TTL | 3600 |
| Priority | N/A |
2. AAAA Record (IPv6 Address Record)
Menghubungkan nama domain dengan alamat IPv6 (Masih jarang digunakan).
Contoh Konfigurasi:
@ IN AAAA 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Hostname | @ (untuk root domain), sub (untuk subdomain) |
| Type/Record | AAAA (Address) |
| Address | 2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334 (IPv6 Public VM/Hosting Anda) |
| TTL | 3600 |
| Priority | N/A |
3. CNAME Record (Canonical Name Record)
Memberikan alias untuk nama domain lain (misalnya, subdomain.domain.tld bisa diarahkan ke www.domain.tld).
Contoh Konfigurasi:
www IN CNAME domain.tld.
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Hostname | www (saran kami untuk CNAME record tidak untuk melakukan pointing subdomain) |
| Type/Record | CNAME (Canonical Name Record) |
| Address | domain.tld. (isikan domain tujuan Anda) |
| TTL | 3600 |
| Priority | N/A |
4. MX Record (Mail Exchange Record)
Menentukan server email yang bertanggung jawab untuk domain tertentu.
Contoh Konfigurasi:
@ IN MX 10 mail.domain.tld.
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Hostname | @ (untuk inisiasi root domain) |
| Type/Record | MX (Mail Exchange Record) |
| Address | mail.domain.tld. (domain mail server Anda) |
| TTL | 3600 |
| Priority | 0–65535 (Angka lebih kecil berarti prioritas lebih tinggi) |
5. TXT Record (Text Record)
Menyimpan informasi teks tambahan, seperti verifikasi pengiriman email dan konfigurasi domain.
a. SPF Record
Record SPF (Sender Policy Framework) adalah jenis DNS record yang digunakan untuk mengautentikasi pengirim email dan mencegah email spoofing. SPF record memungkinkan pemilik domain untuk menentukan server mana yang diizinkan untuk mengirim email atas nama domain tersebut.
Tambahkan atau edit record SPF dengan menentukan nilai SPF record yang tepat. Nilai SPF record tergantung pada layanan email yang Anda gunakan.
Contoh SPF record:
- Jika Anda menggunakan Google Workspace:
"v=spf1 include:_spf.google.com ~all" - Jika Anda menggunakan Microsoft 365:
"v=spf1 include:spf.protection.outlook.com -all" - Jika Anda menggunakan Mail Server Sendiri:
"v=spf1 +a +mx ip4:192.128.12.111/32 -all"
Contoh Konfigurasi:
@ IN TXT "v=spf1 +a +mx ip4:192.128.12.111/32 -all"
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Hostname | @ (untuk inisiasi root domain) |
| Type/Record | TXT (Text Record) |
| Address | "v=spf1 +a +mx ip4:192.128.12.111/32 -all" (isi sesuai konfigurasi SPF Anda) |
| TTL | 3600 |
| Priority | N/A |
b. DKIM Record
DomainKeys Identified Mail (DKIM) adalah jenis DNS record yang digunakan untuk mengautentikasi email dan memverifikasi bahwa email tersebut berasal dari domain yang dinyatakan dan tidak dimodifikasi selama pengiriman.
Contoh Konfigurasi:
default._domainkey.example.com. IN TXT "v=DKIM1; k=rsa; p=MIGfMA0G…"
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Hostname | default._domainkey.example.com. |
| Type/Record | TXT (Text Record) |
| Address | "v=DKIM1; k=rsa; p=MIGfMA0G…" |
| TTL | 3600 |
| Priority | N/A |
c. DMARC Record
Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance (DMARC) adalah mekanisme pengautentikan email yang memungkinkan pemilik domain untuk memverifikasi pengiriman email yang berasal dari domain mereka dan memberikan instruksi tentang apa yang harus dilakukan dengan email yang gagal verifikasi.
Contoh Konfigurasi:
_dmarc.example.com IN TXT "v=DMARC1; p=none; rua=mailto:dmarc@example.com; ruf=mailto:abuse@example.com; fo=1"
| Field | Deskripsi |
|---|---|
| Hostname | _dmarc.example.com. |
| Type/Record | TXT (Text Record) |
| Address | "v=DMARC1; p=none; rua=mailto:dmarc@example.com; ruf=mailto:abuse@example.com; fo=1" |
| TTL | 3600 |
| Priority | N/A |
v=DMARC1: Menunjukkan versi DMARC yang digunakan.p=none: Menetapkan kebijakan tindakan saat gagal verifikasi (none, quarantine, atau reject). Dalam contoh ini, tindakan tidak diambil (none).rua=mailto:dmarc@example.com: Menentukan alamat email yang akan menerima laporan agregat DMARC.ruf=mailto:abuse@example.com: Menentukan alamat email yang akan menerima laporan forensik DMARC.fo=1: Menentukan opsi tindakan forensik yang harus diambil saat terjadi pelanggaran DMARC.