© 2026 Basis Pengetahuan Cloudkilat. Hak Cipta Dilindungi.

|
>
>
  1. Beranda
  2. Control Panel
  3. Control Panel Open Source
  4. HestiaCP
  5. Cara Membuat Database di Panel Kontrol HestiaCP

Cara Membuat Database di Panel Kontrol HestiaCP

Pelajari cara membuat dan mengelola database MySQL di HestiaCP melalui panduan ini. Mulai dari login ke panel, menambahkan database baru, mengatur kredensial, hingga fitur lanjutan seperti edit, suspend, dan backup database.

Waktu baca: 3 menit • Lihat progres baca di bar atas
Oleh Nizen Iskandar
Dipublikasikan 06 Juni 2025
databasehestiacp

Hestia Control Panel (HestiaCP) adalah panel kontrol open-source yang ringan namun tangguh untuk mengelola layanan server seperti web hosting, email, dan DNS. Salah satu fitur penting yang ditawarkan oleh HestiaCP adalah kemampuan untuk membuat dan mengelola database melalui antarmuka grafis yang mudah digunakan.

Dalam artikel ini, kami akan membahas cara membuat database di HestiaCP, lengkap dengan ilustrasi langkah demi langkah, tips keamanan, serta fitur lanjutan yang bisa membantu Anda mengelola server dengan lebih efisien.


🛠 Persiapan Awal

Sebelum mulai, pastikan Anda sudah:

  • Menginstal HestiaCP di server (Ubuntu atau Debian)
  • Memiliki akses login ke dashboard HestiaCP
  • Mempunyai IP server aktif yang dapat diakses melalui browser

Langkah-Langkah Membuat Database di HestiaCP

1. Login ke HestiaCP

Buka browser dan akses URL HestiaCP Anda:

https://[IP-Server-Anda]:8083

Masukkan username dan password admin HestiaCP.

Login ke HestiaCP

Gambar 1: Tampilan awal saat masuk ke dashboard HestiaCP.


2. Buka Menu Database (DB)

Setelah login, klik menu "DB" di bagian atas.

Klik Menu DB

Gambar 2: Klik pada menu DB untuk masuk ke daftar database.


3. Tambahkan Database Baru

Klik tombol “Add Database” di pojok kanan atas.

Tambah Database

Gambar 3: Formulir untuk menambahkan database baru.


4. Isi Formulir Database

Isi data yang diperlukan:

  • Database Name: Misal blog_db
  • Database User: Misal user_blog
  • Password: Gunakan kata sandi kuat. Gunakan generator jika tersedia.
  • Database Type: Biasanya MySQL atau MariaDB (tergantung konfigurasi server)

Form Database

Gambar 4: Isi nama database, user, dan password.


5. Simpan dan Verifikasi

Klik tombol “Save”.

Klik Save

Gambar 5: Simpan pengaturan database.

Jika berhasil, Anda akan melihat notifikasi dan database akan muncul di daftar.

Notifikasi Berhasil

Gambar 6: Konfirmasi bahwa database berhasil dibuat.


Fitur Tambahan Pengelolaan Database

HestiaCP juga menyediakan berbagai fitur untuk manajemen database:

  • Edit Database: Ubah username atau password
  • Suspend: Menonaktifkan sementara database
  • Download: Backup database ke file lokal
  • Delete: Hapus database yang tidak diperlukan

Menu DB

Gambar 7: Tampilan menu database setelah pembuatan.


Tips Keamanan untuk Database

  1. Gunakan Password yang Kuat

    • Contoh: K4w4nB3lajar#2025
  2. Batasi Akses Eksternal

    • Gunakan localhost jika hanya digunakan secara internal
  3. Rutin Backup dan Update

    • Selalu update HestiaCP dan lakukan backup reguler

Kesimpulan

Membuat database di HestiaCP sangat mudah dan hanya membutuhkan beberapa langkah sederhana. Dengan antarmuka yang intuitif, Kawan Belajar dapat mengelola server hosting secara efisien.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan ragu untuk menghubungi tim support kami jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait layanan CloudKilat.

Hubungi Kami